PRABUMULIH, Potretsumsel.id – Kegiatan reses Anggota DPRD Kota Prabumulih Masa Persidangan II Tahun 2026 digelar serentak di tiga daerah pemilihan (dapil), Minggu (1/3/2026). Reses ini menjadi ajang penting bagi wakil rakyat untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung, mulai dari persoalan infrastruktur, air bersih hingga penerangan jalan umum (PJU).
Untuk Dapil III, reses dilaksanakan di Kantor Camat Prabumulih Utara dan dihadiri Ade Irma SH MH, H Zainudin SH, Ahmad Riza Diswan, Purwaka SH, M Risky Darmawan, Rofika Susanti S.IP, Adha Nahar Dian Jaya S.Si, dan Anisa Media Shafira.
Sementara Dapil II menggelar reses di Kantor Lurah Sukaraja yang diikuti Ir Dipe Anom, Feri Alwi SH MH, Apriansyah S.I M.H, Riza Apriansyah S.H, H Etwandi Bsc, Suherli Berlian S.H, M Faris, Leoni Ayu Pratiwi S.H M.H, Fena Harianti S.H, dan Hj Nurlina S.H.
Adapun Dapil I berlangsung di Kantor Lurah Karang Raja dengan kehadiran H Deni Victoria SH MSi, Welizar S.E, H.M Rasyid S.Ag MM, Aryono S.I, Ben Heri S.Si M.Pd, Nicko Adha Pranata S.E, Hartono Hamid S.H, H Hendriansyah S.H, Iswanto, Dra Herawati M.Kes, Evi Susanti S.E, dan Dhafina Marsyah Tahipa S.H.
Dalam reses Dapil II, Lurah Sukaraja secara langsung menyampaikan aspirasi warga terkait kebutuhan air bersih yang hingga kini masih menjadi persoalan utama, terutama saat musim kemarau.
Selain itu, Lurah Tanjung Raman mengusulkan penambahan lampu jalan di wilayahnya guna meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat. Hal senada juga disampaikan Lurah Sukajadi yang meminta penambahan PJU di sejumlah titik, khususnya di RT 01, RT 03, dan RT 04 yang dinilai masih minim penerangan.
Lurah Karang Raja menegaskan pihaknya akan terus mendorong pemerintah agar segera menindaklanjuti berbagai usulan masyarakat yang telah disampaikan dalam reses tersebut.
“Kami akan mendorong dari pemerintah untuk segera mengusulkan apa yang menjadi aspirasi masyarakat,” ujarnya.
Menanggapi berbagai usulan warga, Anggota DPRD Kota Prabumulih, Ben Heri, mengungkapkan bahwa pihaknya telah turun langsung ke lapangan untuk melakukan inspeksi dan melihat kondisi riil di lokasi.
“Memang tadi kami sudah terjun ke lapangan untuk meninjau persiapan dalam mengoptimalisasikan kinerja. Namun, kita belum mengetahui target penyelesaian karena belum ada kepastian waktunya,” jelasnya.
Terkait persoalan air bersih, Ben Heri menyarankan solusi jangka pendek berupa pengoordinasian oleh RT untuk mendatangkan suplai air dari PDAM secara terjadwal, misalnya tiga kali dalam seminggu, khususnya dalam menghadapi musim kemarau.
Selain itu, ia juga membuka opsi pengusulan pembangunan sumur bor di beberapa titik rawan kekurangan air. Namun, ia mengakui pembangunan sumur bor membutuhkan biaya yang tidak sedikit, terutama di wilayah dataran tinggi yang tidak memungkinkan penggunaan sumur biasa.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, juga dilakukan penyerahan plakat oleh Ketua DPRD Kota Prabumulih, Deni Victoria, kepada Camat Prabumulih Timur, Reki Saputra.
Deni Victoria menyampaikan bahwa aspirasi yang diterima dalam reses kali ini cukup beragam, mulai dari pembangunan dan perbaikan jalan, pembersihan semak di badan jalan, penurukan sungai, hingga normalisasi aliran sungai guna mencegah banjir.
Ia menyebutkan, selain wilayah Karang Jaya, terdapat 12 kelurahan di Kecamatan Prabumulih Timur yang juga menyampaikan aspirasi, di antaranya Gunung Ibul Utara dan Gunung Ibul Selatan.
“Untuk saat ini kita memang dihadapkan pada persoalan efisiensi anggaran. Maka dari itu, usulan-usulan yang disampaikan akan kita susun berdasarkan skala prioritas. Seperti jalan yang memang harus segera dibangun, atau normalisasi sungai yang menyebabkan banjir, itu yang akan kita dahulukan,” tegasnya.
Setelah pelaksanaan reses ini, DPRD Kota Prabumulih akan merangkum seluruh aspirasi masyarakat dan memasukkannya ke dalam program kerja ke depan sesuai dengan skala prioritas kebutuhan serta ketersediaan anggaran. (Adv/Ps01)





0 Comments:
Posting Komentar