PRABUMULIH,Potretsumsel.id- Suasana klarifikasi antara awak media dengan pihak Toko Emas Cahaya di Kota Prabumulih sempat berlangsung panas dan menegangkan, Kamis (21/5/2025).
Ketegangan terjadi saat sejumlah wartawan mencoba meminta keterangan terkait dugaan ketidaksesuaian kadar emas yang sebelumnya dilaporkan ke pihak kepolisian. Dua orang perempuan yang belakangan diketahui merupakan ibu dan anak pemilik toko awalnya terkesan enggan memberikan wawancara. Keduanya berdalih persoalan tersebut telah ditangani aparat penegak hukum sehingga tidak perlu lagi dijelaskan kepada media.
Bahkan, salah seorang perempuan yang lebih muda beberapa kali melontarkan pertanyaan bernada ketus kepada awak media. la mempertanyakan alasan wartawan melakukan konfirmasi serta mendesak dari mana informasi terkait laporan tersebut diperoleh.
Situasi yang sempat memanas itu perlahan mencair setelah seorang pria bernama Richard, yang disebut sebagai anak pemilik toko, keluar menemui para wartawan. Dalam kesempatan itu, awak media menjelaskan bahwa upaya klarifikasi dilakukan sebagai bagian dari etika dan kerja jurnalistik guna menghadirkan pemberitaan yang berimbang serta memberikan ruang hak jawab kepada pihak terkait.
Namun saat disinggung mengenai dugaan adanya kekeliruan dari petugas penaksir kadar emas di Pegadaian Prabumulih, Richard terkesan menghindari jawaban tegas.
"Kami sudah memberikan keterangan ke pihak kepolisian. Kalau soal penaksiran di pegadaian, kami juga tidak tahu metode pengukurannya seperti apa. Yang jelas emas yang kami jual juga tetap diterima dan ditaksir oleh pegadaian," ujarnya. Pernyataan tersebut justru memunculkan tanda tanya baru di tengah masyarakat, terlebih laporan resmi terkait dugaan tersebut telah masuk dan kini tengah diproses aparat kepolisian.
Pihak toko sendiri meminta masyarakat agar tidak terburu-buru menyimpulkan adanya unsur kesengajaan sebelum hasil pemeriksaan resmi dari pihak berwenang keluar.
Kini publik menunggu sejauh mana aparat kepolisian mengusut dugaan tersebut, termasuk memastikan apakah benar terjadi ketidaksesuaian kadar emas atau hanya sebatas perbedaan metode penaksiran. Diketahui, Toko Emas Cahaya merupakan salah satu usaha penjualan logam mulia yang telah lama dikenal di Kota Prabumulih.
Usaha tersebut disebut telah bertahan setidaknya selama dua generasi dan memiliki reputasi cukup baik dengan pelanggan setia di wilayah Prabumulih

0 Comments:
Posting Komentar