Banyuasin,Potretsumsel.id – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru memastikan kesiapan jalur Tol Kapal Betung untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026 setelah melakukan peninjauan langsung di sejumlah titik strategis jalur tol tersebut, Selasa (10/3/2026).
Peninjauan dilakukan bersama Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis dan Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho dalam rangka memastikan kesiapan infrastruktur jalan menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.
Beberapa lokasi yang ditinjau antara lain Tol Musi Landas, Rest Area Musi Landas, Jembatan Musi V, serta Gerbang Tol Keramasan. Kegiatan tersebut juga dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta Bupati Banyuasin.
Herman Deru menegaskan bahwa pengecekan langsung di lapangan penting dilakukan untuk memastikan kesiapan jalur tol yang akan difungsionalkan selama arus mudik.
“Saya bersama Forkopimda, Pak Pangdam, Pak Kapolda, dan Pak Bupati dari Musi Landas melihat langsung kondisi yang sebenarnya. Jangan hanya dari laporan saja, dan ternyata jalannya sudah layak untuk difungsionalkan,” ujarnya.
Menurut Herman Deru, keberadaan tol tersebut diharapkan dapat membantu mengurai kepadatan lalu lintas selama musim mudik sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman.
Ia juga menekankan pentingnya kesiapan fasilitas pendukung seperti ketersediaan listrik, air, serta bahan bakar minyak (BBM) selama arus mudik berlangsung.
Terkait pasokan BBM, Herman Deru menyebut Kapolda Sumsel telah menginstruksikan jajarannya untuk berkoordinasi dengan Pertamina Patra Niaga guna memastikan ketersediaan BBM selama uji coba operasional jalur tol tersebut.
Selain itu, Herman Deru mengungkapkan bahwa pintu Tol Musi Landas direncanakan dibuka secara fungsional mulai 13 Februari 2026 untuk mengurangi potensi kemacetan saat arus mudik. Namun, penggunaannya akan diatur secara khusus, terutama bagi kendaraan pengangkut sembako dan kebutuhan penting lainnya.
Ia juga meminta dukungan dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) serta koordinasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Selatan agar jaringan listrik dan sinyal komunikasi tetap stabil.
Di sisi lain, pemerintah juga terus melakukan perbaikan jalan nasional menjelang arus mudik. Beberapa ruas jalan yang sebelumnya mengalami kerusakan di wilayah Musi Banyuasin dan Musi Rawas ditargetkan sudah diperbaiki paling lambat H-10 sebelum Lebaran.
Bupati Banyuasin Askolani mengatakan keberadaan Tol Kapal Betung sangat membantu mengurai kemacetan di wilayah Banyuasin, terutama di jalur Lintas Sumatera yang selama ini sering mengalami kepadatan lalu lintas.
“Kami berharap dengan dukungan pihak HK dan pemerintah, jalan tol ini dapat dimanfaatkan untuk membantu mengurai kemacetan di jalur Banyuasin. Jika terjadi kepadatan pada jam-jam tertentu, diharapkan ada kebijakan fleksibel buka-tutup agar masyarakat dapat terbantu,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pembangunan ruas tol di wilayah Banyuasin dari Musi Landas hingga Pangkalan Balai saat ini hampir selesai sehingga diharapkan segera dapat dimanfaatkan untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas, khususnya saat musim mudik Lebaran.

0 Comments:
Posting Komentar