Jualan Es Tongtong Keliling, Yusirman Pria Asal Ujanmas Ini Sukses Hantarkan Anaknya Jadi ASN dan Kuliahkan Hingga S2

 


MUARA ENIM,potretsumsel.id -- Seorang Penjual Es Tongtong keliling Yusirman Syah (53) pedagang Es Tongtong keliling dari desa Ujan Mas Lama kecamatan Ujan Mas, Muara Enim, Sumsel berhasil kuliahkan anak hingga raih gelar Magister Hukum di Universitas Sriwijaya.


Saat ditemui awak media beberapa hari lalu di Kawasan Islamic Center, Muara Enim dalam kegiatan pelepasan jemaah haji asal kabupaten Muara Enim, Senin (27/06/2022) lalu. Tampak anak-anak ramai membeli eskrim dagangannya.


Dengan mengendarai sepeda motor, Ia sehari-hari menjajakan Es Tongtong miliknya berkeliling Muara Enim hingga kabupaten Lahat, dengan penampilannya yang begitu sederhana, siapa sangka dirinya telah mengantarkan anak sulungnya meraih gelar Magister Hukum di salah satu universitas ternama yang ada di Sumsel.


Dengan mengenakan kemeja motif kotak-kotak (falanel) berwarna biru bergaris putih, celana bahain kain hitam dengan sepatu jenis pantofel, dirinya tampil bersahaja dan mengesankan.


Yusirman mengatakan, tak pernah terbayang dibenaknya bahwa dirinya bersama istri akan mampu menyekolahkan anaknya hingga S2, diakuinya sebelum berdagang Es sejak tahun 1991 dirinya berdagang sayuran sebelum beralih profesi menjual es.


"Anak pertama saya, Hikmah Pustika Andini menyelesaikan S1 di UIN Raden Fatah Palembang dan menyelsaikan Magister Hukum di Unsri, hingga kini menjadi ASN di Pengadilan Negeri Palembang," ungkap pria yang juga tokoh agama asal Ujanmas Lama dan memiliki tiga orang anak ini.


Lelaki kelahiran Ujan Mas Lama ini menceritakan, setiap harinya ia menabung untuk biaya pendidikan anak - anaknya, dari menjual es ia mampu menyisikan sekitar Rp100 ribu tiap harinya.


"Saat ini, anak kedua saya Robinan Rahmat Julandika sedang mengenyam pendidikan di Strata 1 di UIN Raden Fatah jurusan Administrasi Publik (Sospol). Kalau tidak salah pokoknya tentang politik," ujarnya tersipu mencoba mengingat jurusan yang diempu putranya tersebut.


Masih dikatakan Yusirman, Es Tongtong ini didapat dari distributor dalam kemasan isi 9 kilogram, untuk 350 cone harga Rp3000 dan sekitar 150 cup harga Rp5000, yang dijualnya sejak pukul 07:00 WIB hingga pukul 16:00 WIB, sore hari.


"Tentu banyak suka duka di lapangan, mulai dari pecah ban hingga kehujanan, itu hal biasa, alhamdulillah selama ini semua berjalan atas izin-Nya," urainya.


Kemudian, ia juga mengatakan saat ini anak bungsunya lagi menginjak sekolah dasar dan ia juga berharap juga dapat mengikuti jejak kakak - kakaknya untuk sekolah hingga perguruan tinggi.


"Anak bungsu saya saat ini sedang duduk bangku SD dan semoga juga dapat mengikuti jejak anak - anak saya yang dua lainny. Sementara istri saya sehari-hari menyadap karet guna membantu saya. Maka itu, keinginan kuat kami untuk terus sekuat tenaga mendukung pendidikan anak-anak ini, tentunya karena kami tidak sampai kesana, kami ingin anak-anak kami hidup layak di jalan yang diridhoi-Nya,"tutupnya.



Sementara, Rohman (60) warga satu desa dengan Yusirman menerangkan bahwa di kehidupan sehari-hari Yusirman termasuk orang yang bisa bergaul dan juga toko masyarakat desa Ujanmas Lama.



"Dia (Yusirman, red) merupakan tokoh agama sekaligus pemuka masyarakat desa Ujanmas Lama dan ia ini tergolong orang yang pandai bergaul hingga ia banyak dikenal masyarakat,"bebernya, Rabu (29/06/2022) pada media ini.


Terakhir, Rohman menceritakan bahwa Yusirman ini termasuk orang yang tekun dan ulet, Namun ia juga tidak pernah lupa akan perintah agama dalam beraktivitas.


"Dia juga orang yang rajin, tekun, dan ulet. Karena selama saya bertetangga dia cukup kita kenal karena dia juga termasuk orang yang alim dan selalu tampil didepan jika ada kegiatan ke masyarakat di kampung kami,"pungkasnya.(Erosan/Dang)

Share on Google Plus

About Potret Sumsel

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 Comments:

Posting Komentar