Wanita Lansia Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Prabumulih

 


PRABUMULIH,Potretsumsel.id — Jajaran Polres Prabumulih bergerak cepat menindaklanjuti peristiwa kecelakaan kereta api yang menewaskan seorang wanita lansia di wilayah Kota Prabumulih, Sabtu (25/04/2026) pagi.

Kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 04.45 WIB di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di perlintasan rel Km 322+928, kawasan Stasiun Besar C, Kecamatan Karang Raja. Kereta api Babaranjang dengan nomor perjalanan 3112 yang melaju dari arah Muara Enim menuju Palembang diketahui melintas saat insiden terjadi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kereta tersebut dikemudikan oleh masinis Octa Wibowo (42) dengan asisten masinis Andi Rachmat K (38), keduanya warga Palembang. Sementara petugas Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA) yang berjaga di lokasi yakni Novriadi Dwi Cahyo (35), warga Prabumulih Timur.

Korban diketahui bernama Rudinem (68), seorang ibu rumah tangga yang berdomisili di Jalan Patra, Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Prabumulih Selatan.

Dari keterangan saksi di lokasi, korban diduga sengaja berada di jalur rel sebelum akhirnya tertabrak kereta yang melintas. Saksi Novriadi Dwi Cahyo mengungkapkan bahwa dirinya sempat melihat korban berada di sekitar pinggir rel dekat pos polisi. Namun saat kereta mendekat, korban tiba-tiba masuk ke tengah rel hingga tertabrak dan terseret sejauh kurang lebih 10 meter.

Akibat kejadian tersebut, korban meninggal dunia di tempat dengan kondisi luka berat. Saksi kemudian menutup tubuh korban menggunakan terpal sambil menunggu kedatangan petugas kepolisian.

Petugas piket SPKT, Reskrim Polres Prabumulih, Polsek Prabumulih Timur, serta Tim Identifikasi INAFIS langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), dokumentasi, identifikasi korban, serta pengumpulan barang bukti guna memastikan kronologi secara akurat.

Selain itu, polisi juga mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi dan mengevakuasi korban ke RSUD Kota Prabumulih untuk penanganan lebih lanjut. Pihak kepolisian turut berkoordinasi dengan keluarga korban terkait proses selanjutnya.

Kasat Reskrim Polres Prabumulih, AKP Jhon Kenedi, SH., M.Si., menyampaikan bahwa pihaknya telah menjalankan prosedur penanganan secara maksimal.

“Kami langsung menurunkan tim, termasuk INAFIS untuk melakukan olah TKP secara detail, mengumpulkan keterangan saksi, serta memastikan proses evakuasi berjalan cepat dan tepat. Dugaan sementara korban sengaja berada di jalur rel,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Prabumulih Timur, IPTU Ulta Deanto, SH., mengimbau masyarakat agar tidak beraktivitas di sekitar rel kereta api.

“Rel kereta api bukan tempat umum untuk aktivitas. Keselamatan harus menjadi prioritas utama, baik bagi diri sendiri maupun orang lain,” tegasnya.

Polres Prabumulih juga mengingatkan masyarakat untuk segera melaporkan gangguan kamtibmas melalui layanan call center 110 yang tersedia selama 24 jam sebagai bentuk upaya bersama menjaga keamanan dan ketertiban.

Share on Google Plus

About Potret Sumsel

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 Comments:

Posting Komentar