Tanjung Enim,potret sumsel,- karyawan PT. Adil utama kembali lagi mengadakan aksi mogok kerja di lokasi penambangan batu bara Bangko barat Tanjung enim sabtu (7/10/2017)
Sebanyak 27 karyawan yang ikut dalam aksi mogok kerja ini.menuntut keadilan atas hak-hak mereka,
Arpandi (49) mewakili team aksi mengatakan." kami hanya ingin menuntut keadilan karena perusahaan tidak menjalankan aturan aturan yang ada,
termasuk tidak melaksanakan semua aturan yang telah dituangkan dalam agriment yang sudah disepakati bersama antara pekerja dan pihak manajemen.
agriment tersebut sudah ditanda tangani oleh Project Manager dan pekerja mungkin juga sudah didaftarkan ke Depnaker.
Buntut dari aksi tersebut berakibat kan pemecatan karyawan tanpa memberikan surat peringatan terlebih dahulu.
Sementara " Hairul saat ditemui oleh awak media dikediamannya " Mengatakan sudah seharusnya pihak perusahaan harus menjalankan aturan yang ada, tidak semena mena memberhentikan karyawan tanpa ada teguran lisan , surat peringatan pertama dan selanjutnya baru pihak perusahaan dapat mengambil tindakan pemberhentian, tidak seperti yang kami alami sekarang Upah basic (UMP) 2.495.000 yang ada pun, kami sering di potong perusahaan ,meskipun telah kami lampirkan surat keterangan dokter yang menyatakan kami dalam keadaan sakit lanjutnya
Jika keputusan pihak perusahaan sudah tetap akan memecat kami, kami pun sudah siap dan akan melanjutkan permasalahan ini ke DPRD Kab.Muara Enim.
Kami semua sudah sepakat dengan tuntutan agar perusahan dapat membayar kekurangan gaji, dan sisa kontrak yang telah ditetapkan.
Masih menurut " Hairul kami sudah melaporkan semua permasalah ini ke Depnaker Kab.Muara Enim untuk dapat membantu dan memediasi penyelesaian masalah ini. Tapi pihak perusahaan tidak mau dimediasi " tuturnya.
Sampai berita ini diturun tidak satu pihak management perusahaan dapat dihubungi untuk mengkonfirmasikan masalah ini.
Kabid Hubungan industrial Depnaker Kab.Muara Enim Hari saat dihubungi via ponsel mengatakan permasalahan ini sudah masuk ke Depnaker Kab.Muara Enim dan Insya Allah dalam kurang dari satu minggu kami akan panggil pihak perusahaan untuk dimediasi, kalau perusahaan tidak mau di mediasi tetap kita usakan ujarnya.(Meri Ramayana)
About Potret Sumsel
This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 Comments:
Posting Komentar