PRABUMULIH,Potretsumsel.id – Aliansi Prabumulih Menggugat (APM) Kota Prabumulih menggelar aksi damai di depan kantor PT Pertamina PHR Zona 4 (PHRZ4), Selasa (21/4/2026). Aksi tersebut merupakan bentuk penyampaian aspirasi masyarakat terkait sejumlah persoalan yang dinilai belum mendapat perhatian serius.
Ketua Umum APM, Adi Susanto, menyampaikan bahwa aksi berjalan lancar dan menjadi momentum penting untuk menyuarakan tuntutan masyarakat. Dalam orasinya bersama Suwarno dan anggota lainnya, APM menyoroti berbagai isu, mulai dari transparansi perekrutan tenaga kerja hingga pengelolaan dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
“Alhamdulillah aksi hari ini berjalan sukses. Kami telah menyampaikan langsung aspirasi di depan kantor Pertamina, khususnya terkait persoalan PDRT, PDC, serta berbagai hal yang belum terselesaikan,” ujar Adi.
Ia menegaskan, pihaknya akan melanjutkan perjuangan dengan membawa seluruh tuntutan tersebut ke DPRD Kota Prabumulih. Rencananya, APM akan menggelar aksi lanjutan pada 29 April 2026 di kantor DPRD, bahkan siap melakukan aksi bermalam selama satu minggu apabila tuntutan tidak diakomodir.
Dalam tuntutannya, APM mengangkat 13 poin utama, di antaranya terkait dana CSR, Dana Bagi Hasil (DBH), serta zonasi wilayah di sekitar operasional perusahaan. Mereka juga menyoroti pentingnya penyesuaian dengan aturan RTRW dan RDTR agar tidak merugikan masyarakat.
“Perusahaan jangan hanya mencari keuntungan di daerah ini, tapi juga harus memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat. DPRD harus mendorong lahirnya Perda yang mengatur hal tersebut,” tegasnya.
Selain itu, APM juga menyoroti proses rekrutmen tenaga kerja yang dinilai tidak transparan. Mereka meminta agar proses seleksi dilakukan secara terbuka dengan melibatkan pihak independen, aparat kepolisian, serta media.
“Kalau memang transparan, lakukan tes secara terbuka, ada pengawasan dari berbagai pihak. Jangan hanya mengklaim sesuai SOP, tapi tidak bisa dibuktikan secara jelas,” tambah Adi.
Hingga aksi berakhir, belum ada tanggapan resmi dari pihak perusahaan terkait tuntutan yang disampaikan APM. Meski demikian, APM memastikan akan terus mengawal isu tersebut hingga mendapat kejelasan dan solusi yang berpihak kepada masyarakat.
Aksi damai ini berlangsung tertib dengan pengawalan aparat keamanan, serta menjadi perhatian publik sebagai bentuk kontrol sosial terhadap aktivitas perusahaan di Kota Prabumulih.

0 Comments:
Posting Komentar