Dalam rangka pelaksana pemilihan Walikota dan wakil Walikota Prabumulih tahun 2018 Komisi Pemilihan Umum Daerah
( KPUD) kota Prabumulih mengelar bimbingan teknik( Bimtek) petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) yang berlangsung digedung hotel Grand Nikita selasa (16/1).
Turut hadir pada acara tersebut, ketua KPU Sumsel Aspahani SE AK MM CA,Liza Lizuarni MSi Komisioner KPU Divisi teknik, Ketua KPUD kota Prabumulih M Takhyul Sip, sekretaris KPUD prabumulih, Dinerson.
Dalam kata sambutan Ketua KPUD Kota Prabumulih M Takhyul Sip, tujuannya agar tahapan penyusunan daftar pemilih tersusun dengan baik.
pemilihan umum merupakan proses memilih orang untuk jabatan-jabatan politik tertentu.
![]() |
| Ketua KPU Sumsel dan KPUD kota Prabumulih |
Lebih lanjut ia menambahkan, untuk hari ini PPDP terdiri tiga kecamatan yaitu Prabumulih Utara, Prabumulih Selatan dan Prabumulih Barat dengan jumlah peserta 215 orang.
jika hasil penyusunan daftar pemilih tidak baik, dapat dipastikan tahapan selanjutnya juga akan terganggu.
PPDP merupakan ujung tombak KPU dalam melakukan pemutakhiran dan pendaftaran pemilih" jelasnya.
Sementara itu, Ketua KPU Sumsel, H Aspahani, SE, Ak, MM menambahkan, kalau untuk Pilkada Prabumulih kemungkinan calon tunggal. Dilihat dari tahapan, sejauh ini telah dilaksanakan pihak KPU Sumsel.
"Jika ingin menang, calon tunggal harus bisa mengantongi 50 persen plus satu di Pilkada Serentak 2018. Itu sudah ketentuannya, kalau kurang, ya, jelas kalah," tandasnya kepada sejumlah awak media ketika menghadiri Bimtek PPDP tersebut.
Aspahani juga berpesan, agar PPDP di lapangan bisa melaksanakan tugasnya dengan baik. Sehingga, pemuktahiran data pemilu bisa berjalan dengan baik dan lancar.
"Sehingga, menghasilkan data akurat dan juga jelas. Supaya, kualitas Pilkada Serentak di kota ini juga baik," tukasnya.
Dan Selanjutnya simulasi pengamanan KPUD kota Prabumulih, yang diperankan oleh peserta PPDP dihalaman hotel Gran Nikita. (Advertorial/ Ps01)



0 Comments:
Posting Komentar