laporan : Wartawan potretsumsel.com, Joni Farles
- Pembukaan Festival Gendang Melayu Meriah.
LUBUKLINGGAU,potretsumsel.com - Rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota
Lubuklinggau ke-15 yang diisi dengan Festival Gendang Melayu taraf
Internasional, berlangsung meriah saat acara pembukaan kegiatan, Senin
(17/10) malam.
Acara pembukaan yang dihibur artis Ahmad Al Ghazali dan Dewi-Dewi
tersebut, dihadiri langsung juga oleh Wakil Presiden Dunia Melayu Dunia
Islam (DMDI), Datuk Sarahfudin yang memberikan apresiasi terhadap
gelaran festival yang terlihat meriah dan bahkan diikuti peserta dari
Malaysia.
"Ini kegiatan yang sangat hebat. Lubuklinggau dan Walikota-nya sangat
memberikan perhatian terhadap budaya melayu. Saya sangat bangga, apalagi
kegiatan serupa sering sekali digelar di Lubuklinggau," ungkap Datuk
Sarahfudin saat menyampaikan sambutannya.
Pria yang berbicara dengan logat melayu kental ini, berharap daerah lain
di Indonesia juga meniru Kota Lubuklinggau, karena perhatian terhadap
budaya, khususnya budaya melayu sangat diharapkan pihaknya, agar
mengenalkan budaya kepada generasi penerus.
"Tagline Lubuklinggau BISA, sangat pantas disandang, karena seluruh
kegiatan budaya melayu yang telah dilaksanakan berjalan sukses," kata
dia.
Sementara itu, Walikota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe mengaku,
pihaknya berharap masyarakat dapat menghadiri kegiatan Festival Gendang
Melayu yang digelar hingga Sabtu (22/10) mendatang.
"Ini hiburan bagi masyarakat. Jadi masyarakat harus meramaikan. Apalagi
di satu lokasi yang berdekatan, kita juga menggelar Linggau Expo untuk
masyarakat berbelanja produk murah," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) Kota
Lubuklinggau, H Luthfi Ishak menjelaskan, selain peserta asal belasan
Provinsi di Indonesia yang turut serta, sejumlah negeri di Malaysia pun,
turut mengirimkan perwakilannya di kegiatan ini.
"Kegiatan serupa telah beberapa kali digelar di Kota Lubuklinggau dan
selalu mendapatkan respon positif, baik dari masyarakat, pemerintah
daerah lain, serta negara-negara yang memiliki budaya melayu yang pernah
turut berpartisipasi," ungkapnya. (Joni)
Langganan:
Posting Komentar
(
Atom
)

0 Comments:
Posting Komentar