Prabumulih,Potretsumsel.id – Komitmen terhadap ketahanan pangan tidak selalu dimulai dari program besar atau lahan yang luas. Terkadang, langkah sederhana dari seorang pemimpin mampu menjadi inspirasi bagi masyarakat. Hal inilah yang dilakukan oleh Wali Kota Prabumulih, H. Arlan.
Pada Jumat (13/03/2026), H. Arlan melakukan penanaman jagung di lahan seluas kurang lebih satu hektare yang berada di sekitar kediamannya di Jalan Lingkar Timur, Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Prabumulih Selatan, Prabumulih.
Kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata dukungan terhadap program ketahanan pangan sekaligus upaya memberikan contoh langsung kepada masyarakat agar memanfaatkan lahan yang tersedia di sekitar rumah untuk kegiatan produktif.
Penanaman jagung ini bukan sekadar aktivitas bercocok tanam, tetapi juga menjadi pesan kuat bahwa ketahanan pangan dapat dimulai dari lingkungan terdekat. Dengan memanfaatkan lahan yang ada, masyarakat diharapkan dapat ikut berkontribusi dalam menjaga ketersediaan pangan.
Di tengah hamparan tanah yang mulai ditanami bibit jagung, H. Arlan menyampaikan bahwa ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah, tetapi juga seluruh lapisan masyarakat.
“Kalau kita memiliki lahan yang bisa dimanfaatkan, mari kita tanami. Dari hal kecil seperti ini, kita bisa membantu menjaga ketersediaan pangan dan memberi contoh bahwa bertani adalah pekerjaan yang mulia,” ujar Arlan.
Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berbicara tentang pembangunan infrastruktur, tetapi juga menyangkut kemandirian pangan dan kesejahteraan masyarakat.
Melalui langkah sederhana namun sarat makna ini, diharapkan semakin banyak warga Prabumulih yang tergerak untuk memanfaatkan lahan kosong di sekitar rumah mereka menjadi lahan produktif.
Di bawah terik matahari yang menyinari ladang kecil di halaman rumahnya, benih-benih jagung itu tidak hanya ditanam di tanah, tetapi juga ditanam sebagai harapan—bahwa dari tanah Prabumulih akan tumbuh kemandirian, ketahanan pangan, dan masa depan yang lebih baik bagi masyarakatnya.

0 Comments:
Posting Komentar