Audiensi dengan Wali Kota Prabumulih, Kakanwil Ditjen Pemasyarakatan Sumsel Bahas Pembinaan Narapidana dan Rencana Pembangunan Lapas



PRABUMULIH,Potretsumsel.id – Wali Kota Prabumulih menerima audiensi dan silaturahmi Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Selatan yang baru, Yulius, beserta jajaran, di lingkungan Pemerintah Kota Prabumulih, Senin (21/7/2027)

Dalam pertemuan tersebut, Yulius didampingi Kepala Rumah Tahanan Negara (Karutan) Kelas IIB Prabumulih, Sandi Wiguna. Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi guna memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan jajaran pemasyarakatan.

Pada kesempatan itu, Yulius menyampaikan bahwa kerja sama dengan Pemerintah Kota Prabumulih memiliki peran penting dalam mendukung berbagai program pembinaan yang selama ini dijalankan di lingkungan pemasyarakatan.

Menurutnya, program pembinaan yang diberikan kepada warga binaan tidak hanya berfokus pada aspek kepribadian, tetapi juga pembinaan kemandirian sebagai bekal ketika mereka kembali ke tengah masyarakat.

“Kami melihat program pembinaan yang dilaksanakan di lapas sudah berjalan dengan baik dan menjadi tolok ukur dalam pelaksanaan pembinaan narapidana. Ini merupakan bentuk kerja sama yang baik antara pihak pemasyarakatan dan pemerintah daerah,” ujar Yulius.

Selain membahas program pembinaan warga binaan, pertemuan tersebut juga menyinggung rencana pembangunan lembaga pemasyarakatan (lapas) baru di Kota Prabumulih. Pemerintah Kota Prabumulih disebut telah menghibahkan lahan yang akan digunakan untuk mendukung pembangunan fasilitas pemasyarakatan tersebut.

Yulius menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Pemerintah Kota Prabumulih, khususnya terkait penyediaan lahan untuk pembangunan lapas.

“Alhamdulillah, pemerintah daerah telah memberikan lahan untuk pembangunan lapas. Berdasarkan pembahasan yang dilakukan, pembangunan direncanakan masuk dalam program tahun anggaran 2027. Namun tentu pelaksanaannya masih menyesuaikan dengan kondisi dan kebijakan anggaran yang berlaku,” katanya.

Meski demikian, pihaknya berharap pembangunan lapas tersebut dapat direalisasikan sesuai rencana sehingga mampu meningkatkan pelayanan pemasyarakatan sekaligus memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Keberadaan lapas nantinya diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai tempat pembinaan bagi pelaku tindak pidana, tetapi juga menjadi sarana pelaksanaan program pidana kerja sosial serta berbagai kegiatan pembinaan yang dapat membantu warga binaan mempersiapkan diri untuk kembali berperan positif di tengah masyarakat setelah menjalani masa pidana.

Audiensi dan silaturahmi tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat koordinasi antara Pemerintah Kota Prabumulih dan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan guna mendukung terwujudnya sistem pembinaan yang lebih efektif, humanis, dan berorientasi pada reintegrasi sosial.

Share on Google Plus

About Potret Sumsel

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 Comments:

Posting Komentar