PEP Zona 4 Targetkan Produksi Minyak 30.305 BOPD pada 2026

 


Prabumulih, Potretsumsel.id – PT Pertamina EP (PEP) Zona 4 menargetkan peningkatan produksi minyak hingga mencapai 30.305 barel minyak per hari (BOPD) dan produksi gas sekitar 485,07 juta kaki kubik per hari (MMSCFD) pada tahun 2026. (12 Maret 2026) 

Untuk mewujudkan target tersebut, PEP Zona 4 telah menyiapkan strategi operasi yang terukur dengan fokus pada optimalisasi lapangan eksisting. Langkah ini dilakukan melalui penguatan program development drilling, integrasi subsurface–surface, serta pemanfaatan teknologi dan data guna meningkatkan keekonomian lapangan.

General Manager PEP Zona 4, Djudjuwanto, mengatakan peningkatan produksi dilakukan dengan tetap mengedepankan praktik operasi yang berkelanjutan dan aman.

“PEP Zona 4 mendorong peningkatan produksi melalui praktik operasi berkelanjutan demi mendukung ketahanan energi nasional. Keselamatan tetap menjadi prioritas dalam setiap kegiatan operasi,” ujarnya.

Pada 2026 ini, PEP Zona 4 akan melanjutkan pengeboran infill, interfield, dan step-out secara selektif. Program tersebut didukung dengan pemutakhiran model geologi dan reservoir berbasis data seismik 2D dan 3D, termasuk passive seismic.

Selain itu, perusahaan juga menyiapkan berbagai program lain seperti rejuvenasi lapangan mature, optimalisasi fasilitas produksi, serta penerapan teknologi guna menekan penurunan alamiah produksi (natural decline).

Performa Kuat 2025 Jadi Fondasi 2026

Target peningkatan produksi migas ini dipasang setelah PEP Zona 4 mencatat kinerja positif sepanjang 2025. Pada tahun tersebut, produksi minyak tercatat 27.643 BOPD, sementara produksi gas mencapai 530,9 MMSCFD.

Bahkan, produksi minyak dari program development drilling mengalami lonjakan signifikan, dari 385 barel per hari pada 2019 menjadi 3.874 barel per hari pada 2025. Sementara produksi gas meningkat dari 0,34 MMSCFD menjadi 12,21 MMSCFD, atau sekitar 40 kali lipat.

Lonjakan tersebut sejalan dengan peningkatan realisasi pengeboran yang naik dari 9 rencana kerja pada 2019 menjadi 69 rencana kerja pada 2025.

Atas kinerja tersebut, PEP dan PHE Zona 4 berhasil meraih penghargaan “Best Production Performance Award – Infill and Step-Out Drilling 2025” dari SKK Migas sebagai bentuk pengakuan atas kontribusi terhadap peningkatan produksi migas nasional.

Sepanjang 2025, PEP Zona 4 juga merealisasikan 69 sumur pengeboran, 51 pekerjaan workover (WO), serta 1.049 pekerjaan well intervention/well service (WI/WS) dengan pengelolaan risiko yang ketat.

Dari sisi keselamatan kerja, PEP Zona 4 mencatat lebih dari 1.050 hari Zero Lost Time Injury (LTI) hingga akhir Januari 2026. Selain itu, perusahaan juga mencatat akumulasi 84.886.219 safe manhours per 31 Desember 2025.

“Pencapaian ini adalah buah kerja keras seluruh insan PHR Zona 4. Kami akan terus memperkuat kolaborasi agar kinerja positif bisa dijaga secara berkelanjutan,” tambah Djudjuwanto.

Tentang PHR Regional Sumatra Zona 4

PHR Regional Sumatra Zona 4 yang berada di bawah Subholding Upstream Pertamina mengoperasikan tujuh wilayah kerja Pertamina EP (PEP) dan Pertamina Hulu Energi (PHE), yaitu PEP Prabumulih Field, PEP Limau Field, PEP Adera Field, PEP Pendopo Field, PEP Ramba Field, PHE Ogan Komering, dan PHE Raja Tempirai.

Wilayah operasi tersebut tersebar di dua kota, yakni Prabumulih dan Palembang, serta sembilan kabupaten di Sumatera Selatan, yaitu Muara Enim, PALI, Lahat, Musi Rawas, Musi Rawas Utara, Musi Banyuasin, Banyuasin, Ogan Ilir, dan Ogan Komering Ulu.

PHR Regional Sumatra Zona 4 berada di bawah koordinasi dan pengawasan SKK Migas Perwakilan Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).

Caption foto:

PEP Zona 4 menargetkan produksi minyak mencapai 30.305 BOPD pada 2026 setelah mencatatkan kinerja positif sepanjang tahun 2025.

Share on Google Plus

About Potret Sumsel

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 Comments:

Posting Komentar